Tas kontainer diproduksi menggunakan resin poliolefin, yang melalui proses penarikan dan penenunan, diikuti dengan pelapisan dan pemotongan menjadi substrat berbentuk silinder atau lembaran dengan berbagai ukuran. Substrat ini kemudian dijahit menjadi produk seperti tas bundar atau persegi sesuai dengan persyaratan desain.
Selanjutnya, izinkan saya memperkenalkan kegunaan dan kinerja penyegelan tas kontainer:
Saat merancang tas kontainer, perlu untuk sepenuhnya mempertimbangkan cara dan metode spesifik bagaimana pelanggan akan menggunakannya, seperti metode pengangkatan, transportasi, dan sifat bahan yang dimuat. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan apakah tas tersebut digunakan untuk pengemasan makanan, dan untuk memastikan bahwa tas tersebut tidak beracun dan tidak berbahaya bagi makanan yang dikemas.
2. Kinerja penyegelan tas kontainer
Bahan kemasan yang berbeda memerlukan standar penyegelan yang berbeda pula. Misalnya, bahan bubuk, zat beracun, dan barang yang sensitif terhadap kontaminasi memiliki persyaratan kinerja penyegelan yang ketat. Bahan yang rentan terhadap kelembaban atau jamur juga memiliki tuntutan khusus pada kedap udara. Oleh karena itu, saat merancang kantong kontainer, sangat penting untuk mempertimbangkan dampak proses laminasi kain dasar dan proses penjahitan terhadap kinerja penyegelan.